Strategi Marketing Menggunakan Tiktok, Cari Tau Yuk!
Kamalismadi.com Akhir tahun 2019 lalu, platform asal Tiongkok, TikTok mengalami peningkatan pengguna yang cukup pesat. Platform media sosial ini telah digunakan oleh kreator konten dari gen-z, milenial, hingga pemerintahan.
Kepopuleran TikTok yang telah diunduh oleh sekitar 1.5 miliar pengguna di Google Playstore dan Apps Store dapat dimanfaatkan oleh brand untuk melakukan strategi marketing TikTok.
Kenapa Harus Tiktok
Jika dibandingkan dengan beberapa tahun silam, konten TikTok kini lebih beragam dan variatif. Segmen konten yang biasanya menarik pengguna adalah konten vlog, kuliner, fesyen, edukasi, komedi, dan talenta. Sehingga semakin banyak pengguna yang menghabiskan waktu di dalam aplikasi ini.
Bahkan di masa pandemi akhir tahun 2020, fenomena ini dimanfaatkan banyak brand-brand dan bisnis online untuk merambah TikTok sebagai media promosi mereka. Membuat konten video promosi yang menarik akan membuat bisnis kebanjiran order jika dipadukan dengan strategi yang tepat.
Strategi Memulai Marketing di Tiktok
Langkah pertama jika ingin menggunakan TikTok sebagai media sosial promosi adalah membuat akun menjadi akun bisnis. Caranya, klik ‘Saya’ lalu klik tanda titik tiga yang ada di pojok atas. Kemudian klik ‘Kelola Akun Saya’ lalu pilih ‘Alihkan ke Akun Bisnis’.Setelah itu, pilih kategori bisnis yang sesuai dengan bidang bisnis yang dijalankan. Edit bio, dan gunakan foto yang profesional yang menjelaskan tentang bisnis dan juga link yang mengarahkan ke lapak penjualan.
Konten Video yang Menarik
Hal terpenting dalam bisnis TikTok adalah pembuatan video konten yang seru dan menarik perhatian pengguna. Video tersebut bisa berupa pengenalan bisnis dan diikuti dengan menampilkan produk atau jasa dari bisnis yang ditawarkan.
Video yang dibuat juga harus menyesuaikan dengan tren yang sedang ramai dibincangkan, agar pengguna bisa lebih relate lagi jika menonton video tersebut.
Gunakan Hashtag
Sama seperti media sosial lainnya seperti Twitter dan Instagram, TikTok juga menggunakan hashtag terutama untuk menaikkan challenge yang ada dalam aplikasi tersebut. Konten video TikTok bergantung pada hashtag untuk katalog dan pencarian sesuai judul. Melalui menu Discover, video akan diurutkan sesuai dengan hashtag yang trending. Penggunaan hashtag ini akan membantu meluaskan penyebaran konten pemasaran bisnis.
Biasanya tantangan hashtag yang khas, berupa tantangan menari yang mungkin bisa diikuti oleh para karyawan dari brand bersangkutan. Semakin kreatif kontennya, maka strategi marketing lewat TikTok akan semakin berhasil dan mendapatkan banyak respon dari pengguna.
Lebih baik gunakan hashtag spesifik dan tidak terlalu populer agar konten bisnis Anda mendapat spotlight. Pilihlah hashtag yang relevan saja, jangan gunakan hashtag terlalu banyak seperti di Instagram. Lalu, tambahkan hashtag #fyp agar muncul di halaman depan pengguna.
Kerjasama dengan influencer
Seperti halnya di media sosial lainnya, di TikTok pun sebaiknya bisa berhubungan baik atau collabs dengan influencer. Pilih influencer yang punya audience sesuai target market, sehingga bisa menjadi cara lain untuk meningkatkan penjualan bisnis online di TikTok. Namun jangan lupa untuk terus bangun reputasi dengan konten berkualitas. Ajak influencer untuk share dan buat review produk atau jasa usaha yang dijalankan.
TikTok menghadirkan suatu fitur dimana pengguna dapat berkolaborasi dengan pengguna lain di seluruh dunia untuk membuat video. Brand juga bisa melihat peluang dari fitur ini untuk melakukan kampanye yang sama.
Penggunaan fitur duet yang disertai dengan kehadiran influencer bisa menjadikan video banyak disukai, dan juga disisipi dengan hastag yang challenging dan kreatif. Biasanya dengan cara begitu awareness terhadap brand akan mudah terbangun dan kebanjiran followers.

Belum ada Komentar untuk "Strategi Marketing Menggunakan Tiktok, Cari Tau Yuk!"
Posting Komentar